Budaya kita tak boleh tergerus oleh zaman

 

         Tergerusnya kebudayaan nasional oleh kebudayaan asing. Liberalisasi di berbagai sendi kehidupan menyebabkan masuknya pengaruh kebudayaan asing kedalam negeri. Hal ini menjadi konsekuensi logis dari iklim globalisasi ekonomi yang mendunia. Indonesia sebagai market produk barang dan jasa. Negara-negara berkembang menjadi sasaran potensial dominasi budaya asing. Hal ini mengakibatkan kesadaran kritis sebuah bangsa semakin tumpul dan menjauhkan generasi muda ketempat yang sulit ditebak.

         Bangsa ini kian menjelma menjadi bangsa konsumtif, hal itu sudah ramai di beritakan sebelumnya. Merosotnya negeri ini karena kita pikun menghargai warisan budaya kita, budaya yang pernah dititipkan leluhur kita dengan kerja keras dan penuh kearifan.

         Anak remaja tak lagi sigap dan bahkan tak nafsu untuk bercerita panjang lebar tentang budaya kita sendiri, mereka lebih tertarik dengan fantasi-fantasi yang glamor. Budaya kita bukanlah berarti produk konserfatif yang jika dikenang lantas dikatakan kampungan, norak atau ketinggalan zaman, melainkan sesuatu yang selalu mendasar dan tertanam tiap kali kita melakoni kehidupan, jika memang demikian benar, berarti budaya adalah ikon bangsa sepanjang masa.

         Menghargai budaya kita hari ini berarti merencanakan masa depan yang lebih baik. Menjaga budaya kita bukan berarti tidak menghargai budaya asing, karena budaya kita sendiri mengajarkan bagaimana menghargai kebudayaan bangsa asing. Analogi untuk bagaimana menerima perbedaan kebudayaan asing sama seperti di dalam negeri kita, bagaimana suku,bahasa dan etnis yang penuh ragam perbedaan menyatu dalam satu bentuk keberagaman bhineka tunggal ika (berbeda-beda tetapi tetap satu).

          Mencintai kebudayaan kita bukan berarti menolak seutuhnya sesuatu yang sifatnya asing dan menghormati budaya asing bukan berarti menyelingkuhi kebudayaan bangsa kita sebelumnya.

 Makassar, 21 september 2014

Iklan

Satu pemikiran pada “Budaya kita tak boleh tergerus oleh zaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s